
Liputan6.com, London: Manchester United akhirnya terbebas dari kutukan Stamford Bridge, setelah mengalahkan The Blues, julukan untuk Chelsea, di pekan kesembilan Liga Premier, Minggu (28/10) malam waktu setempat, dengan skor tipis 3-2 (2-1). Dengan hasil ini, Manchester United berhasil memecahkan rekor Chelsea yang belum pernah dikalahkan Manchester United di Stamford Bridge selama sepuluh tahun.
Sir Alex Ferguson dan seluruh suporter Manchester United patut berterima kasih kepada dua pemain muda mereka, yakni Rafael Da Silva dan Javier ‘Chicharito’ Hernandez. Chicharito menciptakan gol krusial penentu kemenangan bagi The Red Devils, sebutan untuk Manchester United.
Manchester United unggul cepat 1-0 lewat gol bunuh diri David Luiz kala pertandingan masih berusia empat menit. Luiz memasukan bola ke gawang Chelsea setelah mencoba untuk menghalau bola yang dilontarkan oleh Robin Van Persie. Delapan menit kemudian, Manchester United berhasil mengejutkan publik Chelsea lewat gol Van Persie. Gol Van Persie tercipta setelah Valencia melontarkan umpan datar ke jantung pertahanan Chelsea, bola pun langsung disambar oleh Van Persie dan mengubah kedudukan menjadi 2-0.
Ketinggalan dua gol membuat skuat Roberto Di Matteo mencoba untuk menekan pertahanan Manchester United. Strategi ini ternyata berhasil membuat Chelsea mendominasi pertandingan. Akhirnya, Chelsea pun mampu memperkecil selisih gol pada menit 43 melalui tendangan akurat Juan Mata dari sebuah tendangan bebas. Skor 2-1 bertahan hingga babak pertama usai.
Di babak kedua, Chelsea belum mengendurkan serangannya, dan terus menekan pertahanan Manchester United yang dijaga oleh Rio Ferdinand. Tekanan demi tekanan tersebut akhrinya membuat tembok pertahanan Manchester United roboh, lewat sundulan Ramires pada menit ke-53.
Gol penyama kedudukan ini pun membuat Chelsea semakin bersemangat dan terus menekan Manchester United. Manchester United pun mencoba untuk tenang dan kembali membangun serangan. Akan tetapi, kedua tim yang sama-sama menginginkan tiga poin akhirnya bermain ngotot, dan membuat pertandingan berjalan keras.
Buktinya, Chelsea harus menerima kenyataan apabila dua pemainnya harus mendapat kartu merah, yakni Branislav Ivanovic dan Fernando Torres. Ivanovic diganjar kartu merah setelah menjegal Ashley Young yang lolos dari jebakan offside pada menit 63. Sementara Torres mendapat kartu kuning keduanya setelah dirinya tertangkap basah melakukan diving di menit 68.
Kerugian besar Chelsea pun menjadi keuntungan Manchester United. Akan tetapi, Manchester United masih belum bisa memaksimalkan keuntungan tersebut. Hingga akhirnya Ferguson berinisiatif memasukkan Chicharito untuk menggantikan Tom Cleverley. Keputusan ini pun berbuah manis. Chicharito akhirnya mematahkan rekor Chelsea saat dirinya menciptakan sebuah gol krusial dan kontroversial pada menit 75. Gol ini mengubah kedudukan menjadi 3-2 dan bertahan hingga pertandingan usai.
Dengan hasil ini, Manchester United berhasil memperkecil jarak dengan Chelsea yang masih memimpin klasemen sementara Liga Premier dengan 22 poin. Sementara Manchester United tertinggal satu poin.
No comments:
Post a Comment