Tuesday, July 31, 2012

City Tunduk di Tangan Oldham Athletic

 
 
Manchester - Manchester City menelan kekalahan saat mengadapi Oldham Athletic dalam lanjutan ujicoba pramusim. Diperkuat bintang-bintangnya yang berlaga di Piala Eropa, The Citizens takluk dengan skor 1-2.

Dengan mayoritas skuad City masih berada di Asia untuk menjalani tur musim panas, The Citizens bertumpu pada pemain-pemainnya yang baru menjalani libur pasca tampil di Piala Eropa. Namun keberadaan Joe Hart, Joleon Lescott, James Milner, Gael Clichy dan Samir Nasri tetap tak mampu menghindarkan mereka dari kekalahan.

Pertandingan baru berjalan empat menit saat Clichy membuat kesalahan dan mampu dimanfaatkan Oldham Athletic untuk mencetak gol pembuka. Tembakan menyilang yang dilepaskan Robbie Simpson mengubah kedudukan jadi 1-0.

Mario Jelavic, pemain Kroasia U-19 yang tengah melakukan trial di City, punya kesempatan menyamakan kedudukan di menit 19. Namun dari jarak dekat tendangannya gagal menemui sasaran. Di kesempatan lain, tendangan keras Milner pada menit 25 bisa dihadang kiper Alex Cisak.

Di menit 36 City akhirnya menyamakan kedudukan. Umpan yang dilepaskan Jelavic disambar Nasri ke tiang dekat dan mengubah kedudukan jadi 1-1.

Gawang City kembali kebobolan di menit 53. Kali ini Santa Cruz yang mencatatkan namanya di papan skor sekaligus memberi Oldham kemenangan 2-1.
Source

Monday, July 30, 2012

Inilah Pemain yang Akan Dijual Wenger



LONDON, KOMPAS.com — Pelatih Arsenal, Arsene Wenger, sudah menetapkan beberapa pemain yang akan meninggalkan Arsenal pada bursa transfer ini. Pemain itu antara lain adalah Nicklas Bendtner (24), Sebastien Squillaci (31), dan Park Chu Young (27).

"Bendtner, Squillaci, dan Park akan berada di klub baru musim depan," ujar Wenger.
Squillaci dibeli Arsenal dari Sevilla pada 26 Agustus 2010 dan masih punya kontrak yang berlaku hingga 2013. Setahun kemudian, Arsenal merekrut Park dari AS Monaco dan mengikatnya dengan kontrak berdurasi empat musim, atau hingga 30 Juni 2015.

Kedua pemain itu tak banyak mendapat kesempatan tampil. Pada Premier League 2011-2012, keduanya sama-sama hanya bermain satu kali.

Untuk Bendtner, ia didatangkan dari FC Kopenhagen pada 2004 dan masih punya kontrak yang berlaku hingga 2014. Pada 2005, ia promosi ke tim utama. Ia dua kali dipinjamkan, yaitu ke Birmingham City (2006-2007) dan Sunderland (2011-2012).

Sebelum musim lalu berakhir, Bendtner beberapa kali mengatakan ingin pindah dari Arsenal pada bursa transfer musim panas ini.
Source

Sunday, July 29, 2012

Barcelona Ingin Neymar Bergabung Setelah Olimpiade


=

BARCELONA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, mengaku berharap bisa merekrut penyerang Santos, Neymar (20), setelah Olimpiade 2012 London.

"Kami berharap Neymar bisa datang setelah Olimpiade. Dia saat ini memang masih bermain untuk Santos, tetapi saya yakin Neymar akan bermain di Eropa pada masa depan, dan ketika momen itu tiba, dia akan bermain bersama Barcelona," ungkap Bartomeu.

Neymar saat ini tengah membela tim Brasil U-23 di Olimpiade 2012 London. Pemain yang masih terikat kontrak dengan Santos hingga 2014 ini telah tampil dalam dua laga perdana Grup C dan mencetak dua gol dan dua assist.

Soal masa depannya, Neymar pernah mengatakan dirinya ingin tetap membela Santos setidaknya hingga Piala Dunia 2014 Brasil.
Source

Thursday, July 26, 2012

Milan Siapkan Kostum Nomor 22 Untuk Kaka

Milan Siapkan Kostum Nomor 22 Untuk Kaka



Liputan6.com, Milan: Kini AC Milan semakin optimis untuk mendapatkan mantan pemainnya yang kini masib berstatus sebagai pemain Real Madrid. Negosiasi antara Milan dengan agen Kaka, yakni Gaetano Paolilo, diketahui setelah Sky Sport Italia memergoki Paolilo tengah makan malam bersama salah seorang eksekutif Milan.

Saking optimisnya I Rossoneri, julukan untuk Milan, bakal mendapatkan mantan pemainnya tersebut, membuat klub milik Silvio Berlusconi ini menyiapkan nomor punggung untuk Kaka, yakni dengan nomor punggung 22.

Sementara itu, Milan memberikan nomor yang pernah dimiliki oleh Gennaro Gattuso, yakni 8, kepada Antonio Nocerino. Sedangkan nomor punggung yang pernah digunakan oleh Alessandro Nesta yakni nomor 13, bakal diwariskan kepada Francesco Acerbi, dan Kevin Prince Boateng bakal mewaris nomor punggung 10, yang pernah dikenakan oleh Clarance Seedorf. Selanjutnya, untuk pengganti nomor 9 yang pernah digunakan oleh Filippo Inzaghi, bakal diberikan kepada Alexandre Pato.

Berikut skuad Milan dengan nomor baru untuk musim kompetisi 2012/2013 mendatang:
1 Marco Amelia, 2 Mattia De Sciglio, 4 Sulley Muntari, 5 Philippe Mexes, 8 Antonio Nocerino, 9 Alexandre Pato, 10 Kevin Prince Boateng, 12 Bakaye Traore, 13 Francesco Acerbi, 14 Rodney Strasser, 15 Djamel Mesbah, 16 Mathieu Flamini, 18 Riccardo Montolivo, 20 Ignazio Abate, 21 Kevin Constant, 23 Massimo Ambrosini, 25 Daniele Bonera, 28 Urby Emanuelson, 32 Christian Abbiati, 59 Gabriel, 70
Robinho, 76 Mario Yepes, 77 Luca Antonini, 92 Stephan El Shaarawy, 99 Antonio Cassano.

Wednesday, July 25, 2012

Henry Siap Kembali ke Arsenal



NEW YORK, KOMPAS.com - Legenda hidup Arsenal, Thierry Henry, membuka peluang kembali ke Emirates, Januari tahun depan. Seperti dilansir The Sun, Rabu (25/7/2012), King Henry akan segera menemui pelatih Arsenal, Arsene Wenger, untuk membahas peluangnya kembali dipinjam 'The Gunners'.

"Saya akan kembali ke Inggris, menuju Arsenal tentunya. Sejauh ini, saya belum berbicara banyak dengan Arsene, jadi saya belum bisa berkomentar banyak tentang pilihan kembali ke Arsenal," ujar Henry.

Pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Arsenal ini mengatakan, saat berada di Arsenal akhir musim lalu, dirinya tidak berniat untuk turun gelanggang. Henry hanya berlatih bersama Arsenal untuk menjaga kebugaran selama Major League Soccer (MLS) di Amerika Serikat libur. Namun, kata Henry, absennya Marouane Chamakh dan Gervinho yang mengikuti Piala Afrika, membuat dirinya diminta untuk menjadi opsi darurat ujung tombak Arsenal.

"Musim lalu, saya tidak berniat untuk bermain di Arsenal. Itu semua karena Gervinho dan Chamakh pergi ke Piala Afrika. Pelatih meminta saya untuk bermain," lanjut mantan suami Marie Claire ini.

Soal kepindahannya ke Arsenal nanti, Henry tidak ingin terlalu memikirkannya. Yang pasti, suatu hari nanti Henry akan kembali ke 'Tim Gudang Peluru'.

"Soal kepindahan saya ke Arsenal, siapa yang tahu apa yang akan terjadi besok? Entah menjadi pelatih atau apa pun, yang pasti, saya akan kembali ke Arsenal," pungkas Titi, panggilan akrab Henry.

Henry masih memiliki kontrak selama 18 bulan di New York Red Bulls. Malam ini, dia akan bermain bersama MLS All-Stars melawan Chelsea dalam tajuk pertandingan persahabatan.
Source

Ferdinand: Kagawa Fantastis



MANCHESTER, KOMPAS.com — Bek Manchester United (MU), Rio Ferdinand, menilai rekan barunya, gelandang Shinji Kagawa, pemain fantastis dan akan meningkatkan daya saing timnya.

Kagawa dibeli MU dari Borussia Dortmund, Juni lalu, dengan kontrak empat musim. Pada musim terakhirnya di Dortmund, ia mencetak 13 gol dan delapan assist dalam 31 pertandingan Bundesliga.

"Aku sangat terkesan dengannya. Aku melihatnya bermain untuk Dortmund di televisi dan aku melihatnya di YouTube," aku Ferdinand.

"Ia fantastis. Ia cepat, tajam, memiliki kesadaran tinggi, dan menggunakan kedua kakinya dengan baik. Aku sangat menantikan kesempatan bermain bersamanya dan musim baru."

"Di Jerman, ia salah satu pemain di atas rata-rata dalam beberapa tahun terakhir. Menurutku, ia akan terus begitu di Manchester United. Menurutku, ia akan menjadi pembelian yang sangat bagus," tuturnya.
Source

Monday, July 23, 2012

Fergie Sebenarnya Menginginkan Drogba



MANCHESTER, KOMPAS.com — Manajer Manhchester United (MU) Sir Alex Ferguson mengaku sebenarnya menginginkan Didier Drogba. Jika saja dia tak pindah ke China, maka Fergie akan menawarinya untuk pindah ke Old Trafford.

Hal itu diungkapkan Fergie, panggilan Ferguson, kepada wartawan, Senin (23/7/2012), di Shanghai, China. MU kini berada di China dan direncanakan akan melawan Shanghai Shenhua, klub Drogba, pada Rabu (25/7/2012).

Setelah delapan tahun membela Chelsea, Drogba memilih pindah ke klub China, Shanghai Shenhua. Dia dibayar 200.000 pounds (sekitar Rp 2,9 miliar) per pekan dan menjadi pemain termahal di China.

Menurut Fergie, jika saja Drogba memutuskan untuk bertahan di Premier League, maka MU akan menawarinya untuk bergabung. "Saya kira keputusan ada di dia sendiri. Dia memutuskan untuk meninggalkan Chelsea dan tak ingin bermain di Premier League lagi. Itu memupus harapan siapa saja (tim Inggris)," kata Ferguson kepada AFP.

Drogba pindah ke Shenhua menyusul rekannya, Nicolas Anelka. Kehadiran Drogba langsung memberi pengaruh. Pada debutnya di Liga China, Minggu (22/7/2012), dia mencetak gol penyama kedudukan 1-1 saat melawan Guangzhou R&F.
Source

Sunday, July 22, 2012

RvP Minta Rp 149,3 Miliar Per Tahun




LONDON, KOMPAS.com - Robin van Persie (RvP) memasang harga tinggi. Siapa pun yang ingin membelinya, ia menuntut bayaran 10,1 juta pounds (sekitar Rp 149,3 miliar) setahun atau gaji 195.000 pounds (sekitar Rp 2,8 miliar) per pekan. Demikian diungkapkan agennya, Kees Vos.

Sebelumnya, Arsenal berusaha mempertahankannya dan ingin memperpanjang kontraknya. RvP hanya terikat kontrak dengan Arsenal sampai Juni tahun depan. Namun, Arsenal hanya menawarkan gaji 130.000 pounds (sekitar Rp 1,9 miliar) per pekan dan RvP menolaknya.

Juventus sempat mengejarnya. Namun, juara bertahan liga Serie-A ini merasa keberatan dengan tuntutan RvP. Meski begitu, Juventus masih berharap menemukan kata sepakat dengan striker asal Belanda tersebut.

Namun, Juve harus bersaing dengan Manchester United dan Manchester City. Dua klub besar Inggris itu dinilai bisa memenuhi tuntutan RvP, setidaknya mendekati.

City merupakan klub yang kaya dan tak bermasalah dengan finansial. Mereka bahkan sudah menggaji Yaya Toure sebesar 225.000 pounds (sekitar Rp 3,3 miliar). Sedangkan MU juga bisa menghargai bintang. Mereka sudah menggaji striker Wayne Rooney sebesar 200.000 pounds (sekitar Rp 2,9 miliar) per pekan.

Arsenal tampaknya makin kesulitan mempertahankan RvP. Jikapun RvP terlepas, mereka sudah memiliki Lukas Podolski dan Olivier Giroud. Namun, manajer Arsenal, Arsene Wenger, mengaku akan tetap berusaha menahan RvP tetap di Stadiun Emirates.

"Van Persie adalah salah satu striker terbaik di dunia. Saya sangat ingin mempertahankannya," tegas Wenger.
Source

MU Selangkah Lagi Dapatkan Wonderkid Brasil



MANCHESTER, KOMPAS.com - Upaya Manchester United (MU) mengejar gelandang Sao Paulo, Lucas Moura, memasuki babak akhir. Mirror Football mengabarkan, MU dan Sao Paulo sepakat dengan biaya transfer 26 juta pounds (sekitar Rp 383 miliar).

Manajer "Setan Merah", Sir Alex Ferguson, telah mengamati Lucas sejak Maret silam. Hasratnya memboyong pemain berusia 19 tahun itu semakin menggebu-gebu pada musim panas ini.

Pada pekan lalu, MU sudah melayangkan tawaran kepada Sao Paulo agar mau melepas gelandang kesayangannya itu. Tetapi, jumlah uang yang ditawarkan "Red Devils" dinilai masih di bawah harga jual Lucas.

Tak ingin buruannya lepas ke klub lain, MU dikabarkan meningkatkan tawaran hampir dua kali lipat, yakni sebesar 26 juta pounds. Disodori dana berlimpah, Sao Paulo bergeming dan dilaporkan setuju melepas Lucas.

MU belum sepenuhnya memiliki pemain yang sudah 15 kali memperkuat tim nasional Brasil itu. Klub milik Keluarga Glazers tersebut harus meyakinkan Lucas agar mau hijrah ke Old Trafford. Dalam waktu dekat, MU bakal melakukan pembicaraan dengan agen Lucas. Sang pemain sendiri saat ini sedang fokus membela "Selecao" untuk Olimpiade London 2012.
Source

Thursday, July 19, 2012

Fergie: Berba Boleh Pergi



DURBAN, KOMPAS.com - Pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson, memberikan lampu hijau bagi Dimitar Berbatov untuk pergi dari Old Trafford.

"Setiap pemain memiliki masa depannya sendiri. Namun, jika dia ingin hengkang, itu masalah yang berbeda. Sebetulnya mudah saja. Saya bahagia jika dia ingin bertahan. Namun jika ada pemain baru datang dan Dimitar ingin hengkang, kami akan mengevaluasi hal tersebut," jelas Fergie.

Berbatov mempertimbangkan hengkang dari Old Trafford demi mendapatkan jatah bermain reguler. Mantan bomber Tottenham Hotspur itu gerah karena jarang menjadi pilihan di lini depan "Setan Merah". Ferguson lebih memilih memainkan Wayne Rooney, Javier Hernandez, dan Danny Welbeck secara bergantian.

"Musim lalu, dia tidak mendapatkan jam terbang sesuai dengan keinginannya. Di usianya sekarang (31), cukup sulit baginya menerima posisinya di lini depan. Rooney, Welbeck, dan Hernandez berada di depan dia dan mereka semua pemain muda," beber Fergie.

Berba kemungkinan tidak akan sulit mencari klub baru nantinya. Galatasaray dan AC Milan disebut-sebut tertarik memboyong penyerang gaek Bulgaria.
Source

Wednesday, July 18, 2012

Ibra: Aku Bergabung dengan "Dream Team"



PARIS, KOMPAS.com — Zlatan Ibrahimovic mengaku senang akhirnya bisa bergabung dengan Paris Saint-Germain (PSG). Diperkirakan, Milan mendapatkan 25 juta euro (sekitar Rp 290 miliar) atas penjualan striker asal Swedia itu.

Tak hanya Ibra, Milan juga menjual defender Thiago Silva ke PSG. Hanya saja, proses perpindahan Ibra ke PSG sempat berbelit, sebelum akhirnya resmi.

Berikut wawancara dengan Zlatan Ibrahimovic dengan Football Italia.

Apa komentar Anda setelah resmi pindah ke PSG?

"Maaf kalau harus menunggu (proses perpindahan). Aku ingin berterima kasih kepada Paris Saint-Germain atas kerja hebatnya untuk membuat hal tak mungkin menjadi mungkin."

Perasaan Anda?

"Aku bahagia, akhirnya menjadi pemain PSG. Aku bahagia untuk klub ini dan suporternya. Ini proyek yang menarik dan aku ingin menjadi bagiannya. Sekarang aku ingin membuat sejarah dan menang."


Bagaimana menurut Anda PSG saat ini?

"Aku bergabung dengan dream team (tim impian). Mereka memiliki pemain hebat lainnya. Mereka telah membeli defender terbaik dunia, Thiago Silva. Selama dia di belakangku, aku tak perlu lagi melihat ke belakang. Siapa yang tak mau bergabung dengan klub ini? PSG akan memenangkan trofi. Ini masa depan."
Ini pertama kali Anda dijual tanpa meminta pindah. Ada masalah di Milan?

"Aku sangat bahagia berada di Milan. Mereka mengembalikan senyumku. Aku akan selalu memiliki kenangan indah bersama Milan. Mereka tetap berada di hatiku."

Menurut Anda, bagaimana Milan ke depan?

"Aku berharap mereka memiliki nasib baik dalam segala hal. Mereka sudah sukses sebelum aku bergabung, dan mereka akan terus sukses."

Ada kenangan buruk?

"Aku selalu memberikan yang terbaik buat Milan dan tak tak ada hal negatif yang bisa dikatakan. Aku hanya memiliki visi positif."


Dulu Anda ingin mengakhiri karier di Milan. Kenapa akhirnya pindah?

"Aku pernah mengatakan kontrak terakhirku hanya bersama Milan. Tetapi, Anda tak pernah tahu apa yang akan terjadi dalam hidup. Aku tak mau memikirkan masa lalu, tapi lebih memikirkan masa depan."

Adakah yang memengaruhi Anda pindah ke PSG?

"Tak seorang pun di Milan yang memengaruhiku untuk melakukan sesuatu. Ini pilihanku sendiri untuk pindah ke PSG. Segera setelah wakil-wakilku melakukan kontrak dengan PSG, aku baru tahu pasti akan pindah (ke PSG). Ini hanya masalah detail."


Ligue 1 (Liga Perancis) sesuatu yang baru buat Anda
, apa pendapat Anda?

"Mereka (klub-klub Ligue 1) selevel dengan tim-tim yang pernah aku lawan. Mungkin ada tiga klub yang tak berada di level ini, tapi Anda harus tetap melangkah di sana dan meraih kemenangan. Aku tak tahu banyak tentang tim-tim dan para pemain di Ligue 1. Aku akan segera tahu mereka dan mereka juga akan segera tahu diriku."
Source

Tuesday, July 17, 2012

"Ibra Sudah Jadi Pemain PSG"



PARIS, KOMPAS.com - Direktur Olahraga Paris Saint-Germain (PSG), Leonardo, menyatakan bahwa Zlatan Ibrahimovic sudah menjadi pemain timnya.

"Kami sudah mencapai kesepakatan, transaksi sudah selesai. Zlatan Ibrahimovic sudah pemain PSG. Dia bisa menulis sejarah kami," kata Leonardo kepada La Gazzetta dello Sport.

Sebelumnya, Selasa (17/7/2012), agen Ibrahimovic, Mino Raiola, di markas PSG mengatakan kepada wartawan, "Semua orang bahagia, demikian juga dengan Zlatan. Dengan kehadiran Ibra, Paris sekarang memiliki alasan lain untuk disebut sebagai kota yang penuh keindahan."

PSG rencananya akan melakukan temu pes para Rabu (18/7/2012). temu pers ini akan dihadiri Leonardo dan Presiden PSG, Nasser Al Khelaifi. Meski tak menyebutkan alasan temu pers itu, namun diyakini ini untuk mengumumkan kepindahan ibra dari AC Milan ke PSG.
Source

RVP Ucap Selamat Tinggal kepada Arsenal?




LONDON, KOMPAS.com — Kabar kepergian Robin "RVP" van Persie makin mendekati kenyataan setelah bomber Belanda itu tak ingin memperbarui kontraknya yang akan habis setahun lagi.

Hal itu diungkap tabloid Inggris, The Sun. Kabarnya, RVP ingin mendapatkan pengalaman baru dengan keluar dari Emirates Stadium. Praktis, hal itu akan membuat beberapa klub peminat RVP akan segera menyodorkan penawaran resmi kepada Arsenal.

Menurut koran Italia, Corriere Dello Sport, Juventus siap menyodorkan penawaran resmi. Dari pemusatan latihan di Chatillon, Direktur Umum Beppe Marotta akan memberi pinangan senilai 7,5 juta euro (sekitar Rp 90 miliar) kepada manajemen "The Gunners".

Namun, Marotta tak menjamin pinangannya akan segera diterima Arsenal. Maklum saja, lawan "Si Nyonya Besar" bukan main-main. Kabarnya, Manchester United dan Real Madrid juga membidik RVP, begitu kontrak baru dengan raksasa London Utara tak diteken.

Masih ada lawan berat Juve, Manchester City. Dengan dukungan dana nyaris tak terbatas, "The Citizens" dapat memberikan iming-iming kontrak menggiurkan plus sebagian menggaransi trofi bagi RVP. Sejak 2004, ia memang hanya menikmati Piala FA bersama Arsenal, selain gelar top skorer Premier League 2012.
Source

Sunday, July 15, 2012

Acerbi, Penerus Nesta di Milan


Bek AC Milan, Fransesco Acerbi (23), mengatakan dirinya memilih nomor punggung 13, yang sebelumnya dipakai bek Alessandro Nesta (36).

Aku ingin menyampaikan bahwa aku memutuskan memakai nomor punggung 13. Aku akan memberikan yang terbaik untuk AC Milan. Forza Milan," ujar Acerbi di akun Twitter-nya.

Acerbi didatangkan Milan dari Chievo Verona pada Juni lalu dengan kontrak berdurasi lima musim.

Adapun Nesta meninggalkan Milan dan bergabung dengan Montreal Impact pada 5 Juli silam. Nesta dikontrak Montreal hingga 21 Desember 2013.

Thursday, July 12, 2012

MU Berniat Beli Satu atau Dua Pemain Lagi


 
 
Manchester - Usai mendatangkan Shinji Kagawa dan Nick Powell, Manchester United masih belum merampungkan urusan mereka di bursa transfer. Sir Alex Ferguson menyebut, mereka mungkin akan membeli satu atau dua pemain lagi.

Kagawa, 23 tahun, didatangkan MU setelah tampil apik bersama Borussia Dortmund dalam dua musim terakhir. Gelandang asal Jepang itu diharapkan mampu memberikan tenaga baru pada lini serang 'Setan Merah'.

Sedangkan Powell didatangkan dari Crewe Alexandra. Sama seperti Kagawa, ia belum pernah bermain di Premier League. Usianya baru 18 tahun, namun Fergie menilainya sebagai pemain muda yang menjanjikan.

Fergie kini masih melirik bursa transfer untuk mendatangkan satu atau dua pemain lagi. Menurutnya, dengan sudah selesainya Piala Eropa, proses kepindahan seorang pemain kini bisa lebih cepat.

"Kami mencoba untuk mendatangkan satu atau dua lagi," ujarnya seperti dilansir Reuters.

"Ketika ada turnamen besar berlangsung, maka akan ada penundaan dalam bursa transfer. Tapi, Piala Eropa kini sudah selesai, kami akan mencoba untuk mendatangkan satu pemain sesegera mungkin."

MU dirumorkan mengincar beberapa nama dari beberapa posisi. Dua di antaranya adalah gelandang Sao Paulo, Lucas Moura (19 tahun), dan bek kiri Everton, Leighton Baines (27 tahun).
Source

Wednesday, July 11, 2012

Pippo ke Atalanta



BERGAMO, KOMPAS.com - Setelah dilepas AC Milan bulan lalu, Filippo "Pippo" Inzaghi akan melanjutkan karier di Atalanta, yang dulu pernah dibelanya.

Atalanta pernah menjadi klub Pippo pada Serie-A 1996/97. Dalam 33 laga, ia mengepak 24 gol dan membuat Juventus tertarik memboyongnya.

Atalanta diberitakan sudah menawari Pippo dengan kontrak 12 bulan dengan opsi menjadikannya pelatih tim yunior pada musim 2013/14.

Milan sebenarnya juga menawarkan pria 38 tahun itu untuk menangani tim mudanya. Namun, Pippo lebih tertarik menerima pinangan Atalanta karena masih dapat turun gelanggang.
Source

Tuesday, July 10, 2012

Ronaldo: Nomor 9 Takkan Mati


 

SAO PAULO, KOMPAS.com - Pemain legendaris Brasil, Ronaldo, memuji strategi Pelatih Vicente del Bosque yang tak memakai nomor 9 (striker murni) di Piala Eropa 2012 dan sukses sebagai juara. Namun, katanya, nomor 9 tak akan mati dan tetap menjadi bagian dari sepak bola.

Pada Piala Eropa 2012, Del Bosque memang membuat strategi unik. Di beberapa pertandingan, dia tak memainkan striker murni. Posisi itu ditempati seorang gelandang, Cesc Fabregas, yang kemudian sering disebut sebagai nomor 9 palsu. Dia baru memasang striker murni pada menit-menit tertentu. Spanyol sukses dan menjadi juara, setelah di final mengalahkan Italia 4-0.

"Sepak bola telah berubah. Saya kira Spanyol melakukan pekerjaan dengan hebat tanpa nomor 9. Saya tahu Del Bosque dengan baik. Saya dilatih dia kala masih di Real Madrid dan dia selalu memakai nomor 9 asli," jelas Ronaldo seperti dilansir surat kabar Spanyol, Marca.

Tentang strategi tanpa nomor 9, menurut Ronaldo sah-sah saja. "Itu tergantung dari setiap pertandingan, lawan yang dihadapi, dan banyak faktor lagi. Saya kira, nomor 9 tetap akan eksis dan terus menjadi salah satu figur penting dalam pertandingan sepak bola," katanya.

Ronaldo pernah melanglang Eropa. Selaim membela PSV Eindhoven, dia juga pernah bermain di Barcelona pada 1996-1997. Membela Inter Milan selama lima tahun, kemudian dia pindah ke Real Madrid. Membela Madrid dalam 200 pertandingan, dia kemudian pindah ke AC Milan pada 2007.

Meski begitu, dari semua klub Eropa yang pernah ia bela, Real Madrid tim yang ia suka. "Saya lebih sebagai fans Real Madrid," akunya.

Meski begitu, dia mengakui bintang Barcelona, Lionel Messi, sebagai pemain terbaik dunia, bukan bintang Madrid, Cristiano Ronaldo. "Tak ada keraguan bahwa Messi adalah pemain terbaik dunia," tegasnya.
Source

Bierhoff: Jerman Kurang Kecerdasan


 

BERLIN, KOMPAS.com - Manajer Tim Jerman, Oliver Bierhoff berpendapat, salah satu kegagalan timnya di Piala Eropa 2012 baru lalu karena kurangnya kecerdasan dalam penyelesaian.

Jerman kalah dari Italia 1-2 di semifinal. Kekalahan ini cukup menyakitkan, mengingat Jerman tampil memukau sebelumnya dan difavoritkan menjadi juara. Turnamen ini akhirnya dimenangkan Spanyol, setelah di final menghajar Italia 4-0.

Meski begitu, Birhoff yakin timnya punya potensi besar. Dia juga menilai "Die Mannschaft" punya peluang menjuarai Piala Dunia 2014 di Brasil nanti.

"Kami harus lebih hati-hati agar tidak menunjukkan kesombongan. Sangat menyesakkan kami kesulitan memanfaatkan beberapa peluang mencetak gol. Kami kurang kecerdasan," kata Bierhoff kepada media Suddeutsche Zeitung.

"Meski begitu, tak satu pun pemain kami yang meremehkan lawan. Mereka semua sangat lapar gelar," tegasnya.

Bierhoff melanjutkan, "Enam minggu sebelumnya (Piala Eropa 2012), kami merasa segalanya akan berjalan baik. Ada pujian kepada dinamisme, kepemimpinan, dan kekuatan pihak kami. Karena perjalanan kami di babak kualifikasi sangat meyakinkan dan karena kemenangan membanggakan atas Belanda dan Brasil, mungkin kepala kami jadi terlalu besar."

Bierhoff juga memuji Pelatih Joachim Loew yang menurutnya sangat bagus. Tentang kritik kepada Loew karena dianggap salah menyusun pemain saat melawan Italia, Bierhoff mengatakan, "Loew akan menganalisis pertandingan lawan Italia dan akan menemukan cara untuk terus maju. Saya tak khawatir."

Source

Monday, July 9, 2012

Kejar Van Persie, City Bakal Lepas Adebayor dan Dzeko


 
London - Manchester City jadi tim yang disebut-sebut paling bernafsu mendapatkan Robin van Persie. Demi mendukung keinginan tersebut, The Citizens akan melego Emmanuel Adebayor ke Tottenham Hotspur.

Penjualan Adebayor ke Spurs disebut The Sun akan membuat City mendapat suntikan dana sebesar lima juta poundsterling. Jumlahnya memang tidak seberapa, tapi melepas striker Togo itu punya efek besar dalam neraca keuangan City lantaran gajinya yang sangat besar, yakni mencapai 170.000 poundsterling setiap pekannya.

Transaksi City-Spurs terkait Adebayor terbilang berpeluang besar terjadi. Dengan total membuat 17 gol dan 11 assist di Premier League musim lalu saat dalam periode peminjaman di White Hart Lane, Adebayor adalah modal besar The Lilyhites untuk bisa bersaing meraih posisi Liga Champions.

Beberapa media Inggris menyebut kalau City akan memberikan penawaran sebesar 15 juta poundsterling buat Arsenal untuk melepas Van Persie. Karena kontrak pemain Belanda itu bakal habis tahun depan, sulit buat The Gunners untuk menampik tawaran tersebut.

Sementara untuk gaji, manajemen City diklaim mampu membayar 225.000 poundsterling sepekan.

Untuk tetap bisa menyeimbangkan neraca keuangannya, City juga dikabarkan akan melepas Edin Dzeko. Klub yang kini dilatih Roberto Mancini itu disebutkan sudah melakukan penawaran ke AC Milan.

Sejauh ini pihak Arsenal belum mengeluarkan pengumuman lanjutan terkait situasi Van Persie. Satu-satunya pernyataan yang dikeluarkan adalah saat mereka menyebut memahami keputusan Van Persie dan yakin kalau sang pemain akan menghormati kontraknya.

"Saya pikir dia (Van Persie) akan berada di sini sampai (Arsenal) memulai latihan. Apa yang akan terjadi setelahnya masih harus kita tunggu," sahut mantan wakil presiden Arsenal, David Dein.

"Saat pemain sudah menyatakan hal itu, umumnya itu akan berujung dengan sebuah kepergian. Tapi tak diragukan lagi kalau Arsenal akan melakukan apapun untuk mencoba mempertahankannya dan memastikan dia baru akan keluar di akhir musim," lanjut Dein.
Source

Sunday, July 8, 2012

Di Matteo Tak Jamin Torres Selalu Jadi Starter


 
 
London - Roberto Di Matteo memberi selamat kepada Fernando Torres atas kesuksesannya menjuarai Piala Eropa sekaligus menjadi top skorer di ajang yang sama. Namun, bukan berarti Di Matteo otomatis menjadikannya starter di Chelsea.

Trofi Piala Eropa adalah trofi ketiga yang didapat Torres dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, pemain berjuluk El Nino itu sudah mendapatkan trofi Piala FA dan Liga Champions bersama Chelsea.

Torres meraih gelar top skorer di Polandia-Ukraina usai mencetak tiga gol, satu assist, namun memiliki menit bermain lebih sedikit daripada pesaing terdekatnya, Mario Gomez. Raihan trofi yang didapatnya dalam beberapa bulan terakhir terbilang bagus, mengingat performanya di Chelsea kerap dikritik.

"Saya mengharapkan dia berada dalam mood yang bagus untuk tampil menyengat pada musim baru nanti," ujar Di Matteo seperti dilansir ESPN Star.

"Jelas, memenangi Sepatu Emas dan Piala Eropa, termasuk memenangi trofi bersama kami, seharusnya bisa memberinya kepercayaan diri besar."

Namun, di mata Di Matteo, tak ada jaminan tempat utama bagi para pemainnya. Semuanya sama. Harus memperjuangkan tempat tersebut dengan bersaing secara adil.

"Kami punya tiga penyerang di skuat saat ini dan saya tak akan mengatakan siapa yang akan dimainkan."

"Mereka harus bersaing memperebutkan posisi itu dan ini adalah persaingan yang sehat. Siapa pun yang tengah menampilkan performa terbaik dan bisa memberikan yang terbaik bagi tim, maka dia akan dimainkan," tegas Di Matteo.
Source

Thursday, July 5, 2012

Australia Puji Andik Cs



PEKANBARU, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional U-22 Australia, Paul Okon, mengaku puas dengan kemenangan atas Indonesia di laga perdana kualifikasi Piala Asia Grup E di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, Kamis (5/7/2012). Menurut pelatih berusia 40 tahun ini, permainan anak asuhnya sudah sangat baik dalam laga yang berakhir 1-0 tersebut. Meski begitu, Indonesia juga bermain bagus.

Gol semata wayang skuad "The Socceroos" dicetak penyerang Anthony Proira di penghujung babak pertama. Dengan hasil itu, Australia berada di peringkat dua klasemen sementara, hanya kalah selisih gol dari Jepang di puncak.

"Kami senang tim mampu beradaptasi dengan baik, karena di Australia sedang musim dingin. Permainan kami sudah baik secara keseluruhan. Saya harap penampilan ini bisa tetap ditampilkan hingga kualifikasi selesai," ujar Okon saat jumpa pers di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, Kamis malam.

Meski demikian, Okon tetap mengapresiasi semangat tinggi skuad "Garuda Muda" dalam laga tersebut. Secara khusus ia memberikan pujian kepada kapten timnas Indonesia, Andik Vermansyah, yang bermain cukup baik. "Dia (Andik) pemain yang sangat luar biasa. Tetapi, di samping itu, kami akan terus mengevaluasi tim kami sendiri agar lebih fokus di laga-laga berikutnya," ucap Okon.
Source

Wednesday, July 4, 2012

Xavi Pemain Spanyol Tersukses Sepanjang Masa



KOMPAS.com - Kepastian gelar juara Piala Eropa 2012 yang diraih Spanyol ternyata menorehkan tinta emas bagi Xavi Hernandez. Gelandang pengatur serangan itu secara resmi menjadi pemain Spanyol tersukses sepanjang masa.

Selama 14 tahun kariernya sebagai pesepak bola, Xavi telah merasakan 23 kali menjadi juara bersama Barcelona atau timnas Spanyol. Jumlah tersebut lebih banyak ketimbang raihan dua legenda Real Madrid, Alfredo Di Stefano dan Paco Gento, yang mengumpulkan 22 gelar selama kariernya.

Yang lebih hebat, empat tahun terakhir menjadi puncak kejayaan tim yang dibela Xavi. Bayangkan saja, 14 gelar sukses dirasakan gelandang berusia 32 tahun itu bersama Barcelona atau Spanyol.

Rekan setim Xavi, Andres Iniesta, juga kemungkinan besar bakal melewati rekor gelar juara yang pernah didapat Di Stefano dan Gento. Sampai saat ini, Iniesta sudah merasakan 22 trofi sepanjang kariernya. Satu trofi yang membedakan Iniesta dengan Xavi adalah gelar La Liga pada musim 1998-99. Saat itu, Iniesta masih belum masuk skuad utama Barcelona. (MARCA)
Berikut gelar juara yang pernah dirasakan Xavi:
Barcelona:
La Liga (6 kali): 1999, 2005, 2006, 2009, 2010 dan 2011
Copa del Rey (2 kali): 2009 dan 2012
Piala Super Spanyol (5 kali): 2005, 2006, 2009, 2010 dan 2011
Liga Champions (3 kali): 2006, 2009 dan 2011
Piala Super Eropa (2 kali): 2009 dan 2011
Piala Dunia Antarklub (2 kali): 2009 dan 2011

Spanyol:
Piala Eropa (2 kali): 2008 dan 2012
Piala Dunia (1 kali): 2010

Source

Tuesday, July 3, 2012

Valencia Penerus Nomor "Keramat" di MU



MANCHESTER, KOMPAS.com - Kepergian Michael Owen dari Manchester United (MU) membuat nomor punggung "7" menjadi lowong. Akhirnya, nomor "keramat" tersebut diserahkan kepada gelandang sayap, Antonio Valencia.

Sebelumnya, pemain asal Ekuador tersebut menggunakan nomor punggung "25" sejak pindah ke MU dari Wigan Athletic. Valencia dituntut memberikan kontribusi positif dengan nomor barunya itu. Pasalnya, nomor punggung "7" di Old Trafford dianggap sebagai nomor keramat. Beberapa pemain besar yang membela MU pernah merasakan nomor tersebut. George Best, Bryan Robson, Eric Cantona, David Beckham, dan Cristiano Ronaldo merupakan nama-nama pemain pengguna nomor itu saat masih di MU.

Selain Valencia, dua pemain anyar MU, yakni Nick Powell dan Shinji Kagawa, juga sudah mendapatkan nomor punggung untuk musim depan. Powell mewarisi nomor Valencia musim lalu, yaitu "25", sementara Kagawa bakal menggenakan nomor punggung "26" yang terakhir dipakai oleh Gabriel Obertan. Source

Monday, July 2, 2012

Kala Anak Ikut Merayakan Trofi Euro 2012


 

KOMPAS.com — Ada pemandangan menarik saat tim nasional Spanyol merayakan kemenangan mereka di final Piala Eropa 2012 dengan menghajar Italia 4-0. Beberapa pemain Spanyol terlihat mengajak anak-anaknya merasakan rumput Stadion Olimpiade Kiev, Minggu (1/7/2012). Seolah mereka ingin anak-anaknya juga merasakan nikmatnya meraih kemenangan besar.

Fernando Torres, misalnya, mengajak dua anaknya, yakni Leo dan Nora, masuk ke lapangan. Setelah Torres, Juanfran, Xabi Alonso, Jordi Alba, Alvaro Arbeloa, Pedro Rodriguez, Santi Cazorla, dan Sergio Ramos pun tak mau ketinggalan menggendong buah hatinya ke lapangan.

Rasa lelah akibat bermain penuh konsentrasi melawan Italia, seakan terbayar dengan perayaan di lapangan bersama anaknya masing-masing. Layaknya anak kecil, berlarian ke sana-sini menjadi pilihan beberapa bocah tersebut.

Tetapi, para penonton akan mengetahui dengan jelas anak dari tiap-tiap pemain Spanyol. Sebab, semua anak dari para pemain mengenakan seragam Spanyol dengan nomor punggung sang ayah. Hanya nama punggung yang menjadi pembeda dengan nama sang buah hati masing-masing.

Torres yang menjadi top scorer Piala Eropa 2012 mencuri perhatian paling banyak. Tingkah laku kedua anak striker Chelsea itu sangat menggemaskan selama di lapangan. Ada suatu momen di depan gawang kala Nora dan Leo terjatuh akibat bertabrakan karena terus berlari penuh semangat.

Sementara anak-anak dari kiper cadangan Pepe Reina agak lebih tenang ketimbang Torres. Grecia, Alma, dan Luca sedikit pendiam. Hal itu dimanfaatkan oleh beberapa fotografer untuk mengambil foto Reina beserta ketiga anaknya itu saat sedang memegang trofi Piala Eropa.
Source

Keindahan Itu Bernama "La Furia Roja"


 

KOMPAS.com - Ratusan juta pasang mata penduduk seluruh penjuru dunia, Minggu (1/7/2012) malam, tertuju ke Stadion Olympic, Kiev, Ukraina. Dalam kemegahan stadion berkapasitas 70.050 penonton itu, dua tim unjuk kekuatan untuk menjadi yang terbaik di ranah Eropa. Peluh keringat dan sikutan tajam lawan diindahkan demi menunjukkan etika sepak bola yang penuh keindahan.

Pada menit ke-90, angka di papan skor raksasa stadion masih tertulis empat bagi Spanyol dan nol untuk Italia. Perasaan cemas dan putus asa campur aduk dengan kegembiraan dan sukacita di bangku-bangku pendukung kedua belah negara. Menit 90+2, wasit asal Portugal, Pedro Proenca, pun membunyikan peluit. Seiring bunyi siulan panjang itu, jelas bahwa keindahan sepak bola itu bernama "La Furia Roja".

Melalui laga final Piala Eropa 2012 tersebut, Spanyol kembali mengukuhkan diri sebagai tim terbaik di Eropa. Tak tanggung-tanggung, tim sekaliber Italia, tim pemilik tiga gelar juara Dunia, diganyang empat gol tanpa balas. Xavi Hernandez dan kawan-kawan pun membuktikan kepada dunia, permainan "membosankan" yang kerap dikritik sebelumnya kini harus dihormati setiap lawan-lawannya.

"Mereka (Spanyol) terlalu superior, sehingga penyesalan atas kekalahan ini tidak begitu besar. Ketika bertemu tim dengan kekuatan seperti itu, Anda tentu akan bisa lebih bisa menerima kekalahan ini," ujar Kapten Italia, Gianluigi Buffon, usai pertandingan.

"Tiki-taka"

Tak bisa dipungkiri, salah satu kunci sukses keberhasilan itu adalah strategi "tiki-taka" yang diadopsi oleh Spanyol. Laiknya anak kecil yang tengah bersenang-senang sambil memainkan bola dengan operan-operan akurat, bergerak, lalu berlari lincah ke sana kemari, permainan itu jelas terlihat indah. Sebagian menanggap membosankan, namun tak salah untuk dipraktekan dalam sepak bola.

Salah satu contoh dapat kita lihat yaitu performa Barcelona, tim yang mengusung strategi tersebut selama tiga tahun terakhir. Kecerdasan pelatih, Pep Guardiola, meramu filosofi "Total Football" milik Johan Cruyff, membuat "tiki-taka", menjadi senjata yang sulit dilumpuhkan oleh tim mana pun. "Blaugrana" pun sukses menorehkan tinta emas dalam ranah sepak bola.

Jika ditelisik lebih jauh, justru hanya permainan negatif yang dapat mengimbangi strategi tersebut. Lihat saja, bagaimana Chelsea harus menempatkan hampir seluruh pemainnya di barisan pertahanan, untuk mengimbangi Barcelona pada final Liga Champions musim lalu. Chelsea berhasil juara, namun pecinta bola belum tentu puas dengan taktik "parkir bus" milik mereka.

Pun halnya dengan Italia, yang sebenarnya memiliki kemampuan mengimbangi permainan itu dengan taktik khasnya, "Catenaccio". Namun, pelatih Cesare Prandelli, tak memungkiri bahwa strategi negatif itu, bukan pilihan yang diimpikan jutaan rakyat Italia. Apalagi, strategi serangan "anarkisme" yang tak biasa dilakukan Mario Balotelli dan kawan-kawan terbukti ampuh ketika menghancurkan mimpi Jerman di semifinal.

"Kami tidak takut kepada mereka (Spanyol). Kami akan menyerang karena kami lebih kuat dari saat pertemuan pertama (babak penyisihan Grup C di Gdansk),” ujar Prandelli sebelum pertandingan.

Sementara, Del Bosque, sadar betul filosofi "anarkisme" itu hanya bisa dilawan dengan keindahan. Diam ketika strategi 4-6-0 miliknya menuai kritik, Del Bosque kemudian membuktikan bahwa prinsip estetika itulah yang justru dapat meredam permainan Italia yang memiliki pemain-pemain bermental petarung dan semangat tinggi, seperti Andrea Pirlo, Antonio Cassano, dan Balotelli.

Gelandang Spanyol, David Silva, Xavi Hernandez, Xabi Alonso, dan Andres Iniesta mampu membius para penggawa Italia sepanjang pertandingan. Pirlo dan kawan-kawan hanya mampu gigit jari melihat harmoni "La Furia Roja" yang berujung pada empat gol yang masing-masing dicetak Silva, Jordi Alba, Fernando Torres, dan Juan Mata.

"Spanyol sangat kuat, dan saya rasa ketika kami berada di level tertinggi, kami dapat bermain lagi melawan mereka. Tetapi jika Anda bermain 10 laga, maka Anda akan kalah enam atau tujuh kali," ucap Gelandang Italia, Daniele De Rossi.

Kini, torehan rekor tim pertama yang menjuarai Piala Eropa dua kali berturut-turut, menjuarai tiga turnamen besar secara berurutan, yakni Piala Eropa 2008, Piala Dunia 2010, Piala Eropa 2012 dan kemenangan terbesar dalam final Piala Eropa sejak 1960 silam, adalah bukti nyata keampuhan bahwa "El Matador" adalah sang jawara.

Mereka "memaksa" para pecinta bola untuk tak lagi menyematkan embel-embel negatif pada strategi yang mereka terapkan. Berbalut sejarah keagungan Kota Kiev, Ukraina, permainan negeri asal Semenanjung Iberia itu telah menghadirkan sukacita ribuan umat manusia di dunia. Dunia bisa melihat khitah sepak bola sebagai permainan indah di planet bumi.

Felicitaciones, La Furia Roja!
Source

Sunday, July 1, 2012

Torres Raih "Sepatu Emas"


 

KIEV, KOMPAS.com - Fernando Torres meraih penghargaan sepatu emas Piala Eropa 2012. Satu golnya di laga final melawan Italia, Minggu atau Senin (2/7/2012), membuat striker Chelsea tersebut total telah menorehkan tiga gol selama turnamen ini berlangsung.

Selain Torres, ada lima pemain lain yang mencetak tiga gol, sepanjang turnamen ini, yaitu Mario Gomez (Jerman), Alan Dzagoev (Rusia), Mario Mandzukic (Kroasia), Mario Balotelli (Italia), dan Cristiano Ronaldo (Portugal). Akan tetapi, seperti dilansir UEFA, jika ada beberapa pemain dengan jumlah gol sama, penentuan peraih sepatu emas ditentukan dengan melihat jumlah assist dan jam jumlah menit bermain.

Torres bermain dengan jumlah menit paling sedikit dibanding pencetak tiga gol lainnya. Artinya, rata-rata gol Torres lebih baik dibandingkan pencetak tiga gol lainnya. Torres berada di peringkat pertama dengan lama menit bermain hanya selama 189 menit.

Berikut urutan daftar pencetak gol terbanyak Piala Eropa 2012:
1. Fernando Torres (Spanyol) - 3 Gol, 1 assist, 189 menit
2. Mario Gomez (Jerman) - 3 Gol, 1 assist, 282 menit.
3. Alan Dzagoev (Rusia) - 3 Gol , 253 menit.
4. Mario Mandzukic (Kroasia) - 3 Gol, 270 menit.
5. Mario Balotelli (Italia) - 3 Gol, 421 menit.
6. Cristiano Ronaldo (Portugal) - 3 Gol, 480 menit.

Spanyol, "Kupu-kupu" Iberia yang Menyengat


 

KIEV, KOMPAS.com - "Dancing like butterfly, stinging like a bee." Itu memang gambaran untuk petinju legendaris, Muhammad Ali. Ia menari seperti kupu-kupu dan menyengat seperti lebah. Bahkan, petinju-petinju tangguh pun sanggup ia taklukkan.

Gambaran seperti itu rasanya bisa disematkan kepada timnas sepak bola Spanyol. Negara dari kawasan Iberia ini menari dengan permainan tiki-taka, terkesan lembut atau lemah gemulai seperti gerombolan kupu-kupu memburu bunga. Tak ada kesan garang pada gerakan atau wajah-wajah para pemain. Namun, mereka menyengat seperti tawon. Tajam dan menyakitkan.

Dan, Italia yang tak pernah dikalahkan Spanyol dalam waktu normal sejak 1920, akhirnya tumbang juga. Bahkan, tarian Spanyol itu membuat gawang Gianluigi Buffon tersengat empat kali oleh aksi David Silva, Jordi Alba, Fernando Torres, dan Juan Mata.

Bergerak dan mengumpan secara cerdas. Itulah salah satu ciri khas sepak bola Spanyol saat ini yang disebut-sebut berakar dari Barcelona. Dan, memang itu yang ditekankan La Masia (akademi sepak bola Barcelona) dalam mendidik anak asuhnya. Setelah semua dasar teknik dikuasai, para pemain hanya diminta berpikir cerdas untuk bergerak dan mengumpan secara cerdas, kemudian menyelesaikan serangan dengan cerdas pula.

Itulah yang diadopsi timnas Spanyol, hingga didominasi para pemain Barcelona seperti Xavi Hernandez, Andres Iniesta, Pedro Rodriguez, Sergio Basquet, Cesc Fabregas, dan Gerard Pique. Bahkan, formasi timnas Spanyol pun sama dengan Barcelona, yakni 4-3-3. Namun, pemain dari klub lain pun tetap bisa menyatu dalam irama dan filosofi yang sama.

Dengan gaya permainan sepak bola seperti itu, mereka selalu mendominasi permainan. Itu pula salah satu kekuatannya. Bagi Spanyol, penguasaan bola adalah awal dari sebuah kesuksesan permainan. Kehilangan bola sama halnya awal dari bahaya.

Filosofi itu pula yang dipegang Pelatih Vicente del Bosque. Maka, dia membuat gebrakan cukup mengejutkan di Piala Eropa 2012 ini. Pada pertandingan pertama lawan Italia di penyisihan Grup C, ia tak memakai striker sejak awal. Tujuannya agar Spanyol mampu menguasai lini tengah yang sangat vital, juga mampu mendominasi penguasaan bola.

Lini depan dia isi tiga gelandang. Cesc Fabregas berperan sebagai "Nomor 9 Palsu" atau striker tipu-tipuan. Hasilnya, Spanyol ditahan Italia 1-1. Lalu, publik mengkritik strategi yang kemudian disebut dengan formasi 4-6-0 karena tak memakai striker murni tersebut.

Del Bosque bergeming. Di final ketemu lawan yang sama, Italia, ia memakai strategi yang sama. Spanyol mendominasi permainan dan kemudian menuai buah strategi barunya dengan kemenangan 4-0. Meski striker Fernando Torres akhirnya main di menit ke-74, tapi dasar kemenangan Spanyol dibangun dengan formasi 4-6-0.

"Tipe sepak bola tak hanya satu. Yang terpenting bagaimana mencetak gol," demikian kata Del Bosque memberi alasan.

Jawaban yang masuk akal. Sebab, Spanyol memiliki jajaran gelandang luar biasa yang tak hanya mampu mengkreasi permainan, membantu bertahan, tapi juga menyerang dan mencetak gol. Nama-nama seperti Xavi Hernandez, Andres Iniesta, David Silva, dan Cesc Fabregas merupakan jaminan penguasaan bola dan mereka punya naluri mencetak gol yang bagus. Terbukti, sebelum menurunkan striker murni, mereka langsung unggul 2-0 berkat gol Silva dan bek Jordi Alba.

"Para pemain kami sangat inteligen. Kami memiliki tim yang seimbang. Ada keamanan dalam diri pemain kami. Kami memiliki beberapa striker, tapi kami memutuskan untuk menurunkan pemain dengan kondisi yang terbaik bagi gaya sepak bola kami," tambahnya.

Penguasaan bola dengan tiki-taka, itulah yang diutamakan. Kemudian, dengan kecerdasan pemain, peluang akan lahir. Dan, peluang Spanyol yang dibangun dengan tiki-taka dan umpan one-two, sering melahirkan peluang emas yang bisa diselesaikan pemain tipe apa pun.

Ibarat kupu-kupu, Spanyol punya pola tersendiri dalam menari. Menggunakan teknik tiki-taka, mereka bergoyang dan menggoyang lawan dalam ritmenya. Sering terkesan lemah lembut, tapi pergerakan mereka meyakinkan dan sengatannya tajam seperti lebah dan mematikan.

Spanyol telah membuktikan efektivitas sepak bola mereka. Tiga gelar besar secara berturut-turut menjadi bukti superioritas sepak bola Spanyol. Setelah juara Piala Eropa 2008, mereka menjuarai Piala Dunia 2010 dan kini Piala Eropa 2012. Inilah masa kejayaan tiki-taka ala Spanyol.
Source