Tuesday, October 2, 2012

Chealsea Menunjukan Mental Juara di Laga UEFA

 Chelsea Tekuk Nordsjaelland 4-0

Liputan6.com, Copenhagen: Juara bertahan Chelsea menunjukkan mentalitas mereka sebagai juara bertahan Liga Champions. Skuat asuhan Roberto Di Matteo tampil apik di sepanjang laga. The Blues sukses mengkonversi sejumlah peluang menjadi empat gol masing-masing oleh David Luiz, Juan Mata, dan Ramires. Nordsjaelland harus mengakui superioritas skuat London Biru mesi bermain di kandang, Parken, Rabu (3/10) dinihari.

Tuan rumah membuka laga dengan mencoba mendikte Chelsea. Bola mereka gulirkan ke kedua sayap. Namun justru Chelsea yang mendapatkan peluang terlebih dahulu. Viktor Moses dengan cerdik melakukan umpan back-heel ke dalam kotak penalti, sayang sepakan Oscar masih melebar. Kerja sama Moses dan Oscar kembali membuat waswas pendukung tuan rumah. Tandukan Moses memanfaatkan umpan silang Oscar meluncur tipis di sisi gawang.

Chelsea melakukan pressing di lini tengah sehingga Nordsjaelland kesulitan mengembangkan permainan mereka. Frank Lampard nyaris saja mencetak gol. Sayang, bola hasil umpan Juan Mata tersebut masih melambung tipis di atas mistar gawang Hansen. Penguasaan bola dari kedua tim cukup berimbang. Nordsjaelland maupun Chelsea sama-sama menerapkan strategi terbuka. Namun usaha mereka belum ada yang berbuah gol.

Gol akhirnya tercipta untuk Chelsea pada menit ke-33. Tendangan Mata memanfaatkan umpan datar Lampard tak mampu dihalau Hansen. Satu menit kemudian, The Blues berpeluang menggandakan keunggulan. Sayang Fernando Torres gagal menembak karena bek Nordsjaelland keburu mencuri bola dari kakinya. Nordstand nyaris menyamakan skor andai ia menyelesaikan umpan Lorentzen dengan baik. babak pertama berakhir untuk keunggulan Chelsea.

Memasuki babak kedua, Chelsea langsung menggebrak. Sepakan mendatar Torres memanfaakan umpan Oscar masih dapat digagalkan Hansen. Nyaris saja Nordsjaellan kebobolan. Hansen lagi-lagi tampil gemilang. Sepak pojok Lampard yang mengarah ke Ivanovic mampu ia tinju ke luar area penalti. Lini pertahanan Norsjaelland tampil baik di paruh kedua ini. Jebakan offside yang mereka terapkan berjalan sesuai skenario.

Chelsea mulai bermain melambat. The Blues lebih sering berlama-lama memainkan bola sambil menunggu para pemain Nordsjaellan keluar dari daerah permainan mereka. Sebaliknya Nordsjaelland mampu mengancam gawang Chelsea. Sayang, tendangan crossing Mtiliga dari sisi kiri gagal ditanduk Beckmann di dalam kotak penalti. Manajer Chelsea Roberto Di Matteo mulai bangkit dari bench meminta anak asuhnya bermain lebih menggigit.

Perintah Di Matteo berhasil diterapkan dengan baik. Chelsea unggul 2-0 di menit 79 melalui David Luiz. Tendangan bebasnya meluncur deras masuk ke gawang Hansen. Tak lama berselang, Mata kembali mencetak gol. Sepakan jarak dekat pemain sayap asal Spanyol tersebut tak mampu dihalau Hansen. Chelsea lebih rileks jelang berakhirnya waktu normal ini. Mereka menggulirkan bola ke segala penjuru lapangan.

Skor 3-0 ternyata bukan angka terakhir. Ramires mencatatkan namanya di papan skor di menit ke-89. Sepakan jarak dekat pemain Brasil memanfaatkan umpan matang Oscar mampu merobek jala Hansen untuk kali keempat. Chelsea menunjukkan mentalitas mereka sebagai juara bertahan. The Blues mampu mengkreasi banyak peluang emas. Nordsjaelland harus mengakui superioritas skuat London Biru. Skor telak 4-0 untuk sang tamu.

No comments:

Post a Comment